Tinggalkan komentar

Pengantar Ilmu Politik

Pengantar Ilmu Politik

Negara : Organisasi tertinggi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan sah sehingga peraturan yang dikeluarkannya wajib dipatuhi oleh rakyatnya/ warga negaranya.
Politik secara etimologi : berasal dari bahasa yunani purba dari kata “polis” makna polis “Negara”

Terjadinya suatu Negara baru :
1.       Wilayah
2.       Rakyat
3.       Kedaulatan
4.       Pertahanan Negara
5.       Pengakuan dari Negara lain

Definisi ilmu politik : terkandung 5 unsur yang akhirnya berubah menjadi konsep-konsep pokok yang mendasari Ilmu politik.
5 unsur tersebut adalah :
1.     Negara
2.     Kekuasaan
3.     Pengambilan Keputusan
4.     Kebijaksanaan
5.     Pembagian

Ilmu Politik adalah : mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasaan “HAROL LASWEL”

Menurut ROGER F SOLTAN : Ilmu politik adalah ilmu politik yang mempelajari tentang Negara, tujuan-tujuan Negara, lembaga-lembaga Negara yang nantinya akan melaksanankan tujuan dimaksud. Hubungan antar warga Negara dengan Negara dan hubungan antara Negara dengan Negara lainnya.

Secara filsafat :
Aries soteles : Pelaku bersosialisasi (filsafat)
Jean Bodin : Sebagai suatu kesatuan ilmu yang wajib dipelajari (ilmiah) arti politik sebenarnya.

2 golongan besar dari teori politik :
(I)                   Teori-teori politik yang memiliki unsur moralitas sehingga di jadikan standar untuk menentukan norma-norma politik.
Terdapat 3 bagian :
1.       Filsafat politik : terdapat hubungan yang nyata antara sifat dan hakekat dari alam semesta dengan sifat dan hakekat dari suatu kehidupan politik di dunia yang fana ini.
2.       Teori Politik Sistematis : membahas mengenai pemikiran-pemikiran atau pemahaman-pemahaman baru melainkan hanya membahas pemikiran atau pemahaman yang sudah lazim terdapat dalam masyarakat.
3.       Ideologi Politik : himpunan nilai-nilai, ide-ide, harapan-harapan, keyakinan-keyakinan, cita-cita kepercayaan yang dimiliki seseorang atau sekelompok orang atas dasar mana ia menentukan tingkah laku politiknya.
(II)                 Teori-teori yang membahas fenomena-fenomena politik dengan mengabaikan unsur-unsur moralitas

DEMOKRASI

Diseluruh dunia tedapat 2 paham Demokrasi :
1)       Demokrasi Konstitusional : suatu pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang kekuasaannya terbatas “LORD ACTION” dari Inggris.
2)       Demokrasi komunisme : mencita-citakan mendirikan suatu pemerintah yang kekuasannya tidak terbatas

PERKEMBANGAN DEMOKRASI DI INDONESIA

Dari sudut perkembangan di Indonesia dapat dibagi dalam 3 masa/era :
(1)     RI 1 (1945 – 1959) : masa demokrasi konstitusional yang menonjolkan peranan partai-partai politik sehingga di sebut era ini adalah era Demokrasi “PARLEMENTER”
Muncul dekrit presiden 1959 (Undang-undang sementara 1950)
(2)     RI 2 (1959 – 1965) : masa demokrasi terpimpin sebenarnya menggunakan system Demokrasi konstitusional tapi dalam banyak aspek melakukan berbagai penyimpangan-penyimpangan azas demokrasi konstitusional tersebut.
Diponering terjadi pada era soekarno : terdapat penyimpangan karena mengangkat menjadi presiden dan mengangkat ketua DPR menjadi menteri :
(3)     RI 3 (1965 – sekarang) : masa demokrasi Pancasila yang mempergunakan system demokrasi Konstitusional tapi menonjolkan peran presiden, sehingga disebut “PRESIDENSIAL”

UNDANG-UNDANG DASAR

UUD adalah : peraturan-peraturan dasar yang bersifat tertulis yang mengatur mengenai semua aspek kenegaraan/ pemerintahan suatu daerah.

Konstitusi adalah : Peraturan-peraturan dasar baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur mengenai praktek kenegaraan suatu Negara tertentu.

Ciri-ciri UUD :
1.       Harus memuat mengenai organisasi Negara
2.       Harus memuat hak azasi manusia (HAM)
3.       Prosedur untuk mengubah suatu UUD
4.       Ada kalanya memuat larangan untuk mengubah sifat tertentu dari suatu undang-undang dasar.

Perbedaan antara UUD dan UUD biasa :
1.       Karena UUD dibuat dengan cara istimewa sehingga UUD menjadi istimewa
2.       UUD dibentuk menurut suatu cara yang istimewa cara tersebut berlainan dengan cara pembuatan undang-undang biasa.
3.       UUD memuat tentang dasar dan tujuan Negara

PERUBAHAN UNDANG-UNDANG DASAR

Prosedur untuk mengubah suatu UUD antara lain :
1)       Sidang badan legislative
2)       Referendum
3)       Melalui Negara-negara bagian dalam Negara federal
4)       Melalui musyawarah khusus

KONSTITUSI TERTULIS DAN KOSTITUSI TIDAK TERTULIS

C.F. STRONG “yang disebut konstitusi tertulis adalah apabila terbentuk sebuah naskah, sebaliknya disebut konstitusi tidak tertulis apabila bukan berupa naskah.

Inggris konstitusinya tidak tertulis, karena merupakan dokumen-dokumen yang lebih banyak dipengaruhi oleh tradisi-tradisi dan konvensi.

EDWAR M SAIT : Konvensi adalah aturan-aturan tingkah laku – tingkah laku politik.

UNDANG-UNDANG KAKU DAN FLEKSIBEL

UUD kaku adalah : dilihat pada prosedur untuk mengubah UUD tersebut tidak sama dengan cara membentuk suatu UUD.
UUD fleksibel : apabila prosedur untuk merubah suatu undang-undang Dasar sama dengan prosedur membentuk atau membuat UUD.

Kaku = merubah UUD tidak sama dengan membuat UUD
Fleksibel = Merubah UUD = membuat UUD

Kelebihan UUD yang kaku = kelihatan berwibawa dan sacral dan agung

Kekurangan fleksibel : UUD yang fleksibel kehilangan kekurangan wibawa
Kelebihan Fleksibel : UUD yang selalu mengikuti Perkembangan jaman
System Dwi Partai

1.     Rakyat inggris tujuannya sama/ homogeny sejenis
2.     Pergantian kepala pemerintahan di inggris dan As tidak ada masalah karena tujuannya sama
3.     Adanya keberlangsungan sejarah
4.     konsensus atau tujuan sama

fungsi partai politik
1.       Partai politik biasanya berfungsi sebagai sarana komunikasi politik
2.       Partai politik sebagai sarana sosialisasi politik
3.       Partai politik sebagai sarana rekruitmen politik
4.       Partai politik sebagai sarana pengatur konflik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: